Waspada! Kenali Meningitis (Radang Selaput Otak) Penyebab dan Pencegahannya
Baru-baru ini publik digencarkan dengan penyakit radang selaput otak atau meningitis yang menimpa salah satu komedian kondang tersohor negeri yakni Olga Syahputra. Penyakit yang saat ini menimpanya, memaksa komedian yang khas dengan gaya kemayunya ini harus dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan perawatan intensif. Kabar tumbangnya kesehatan dari olga ini sempat membuat penyakit yang dideritanya menjadi bahan pembicaraan dan momok yang cukup dikhawatirkan dibidang kesehatan. Anda mungkin pernah atau sering mendengar tentang penyakit ini. Namun mungkin hanya sebatas tahu saja bahwa ini adalah penyakit radang selaput otak, dan setelah penyakit ini gencar diberitakan, mungkin banyak dari anda bertanya-tanya sebenarnya apakah penyakit meningitis tersebut.
Apa Itu Penyakit Meningitis
Meningitis adalah gejala peradangan yang mengenai lapisan selaput
pelindung jaringan otak dan sumsum tulang belakang yang juga menimbulkan
eksudasi berupa pus atau serosa yang disebabkan oleh bakteri atau
virus. Penyakit ini dapat disebabkan oleh mikroorganisme, kanker, jamur,
luka fisik, obat-obatan tertentu yang dikonsumsi oleh pasien dan
parasit yang menyebar kedalam darah dan melebur kecairan otak. Penyakit
ini dikategorikan sebagai penyakit serius yang harus segera mendapatkan
penanganan, mengingat letak penyakit ini berada dekat dengan otak dan
tulang belakang, sehingga dapat menyebabkan kerusakan gerak, pikiran dan
bahkan berujung pada kematian.
Untuk itulah pasien yang didiagnosa menderita meningitis dianjurkan
untuk melakukan pemeriksaan yang lebih lanjut, baik meningitis yang
dideritanya disebabkan oleh bakteri, virus maupun jamur. Hal ini
diperlukan untuk tindakan pengobatannya, karena masing-masing penyakit
meningitis akan mendapatkan therapy yang sesuai dengan penyebabnya.
Jenis-Jenis Penyakit Meningitis
Dilihat dari jenisnya ada 2 jenis utama penyakit meningitis yakni :
- Meningitis Viral. Penyakit meningitis viral ini biasanya tidak
menyababkan penyakit serius. Dalam kondisi yang parah, penyakit
meningitis jenis ini dapat menyebabkan panas demam berkepanjang disertai
dengan kejang-kenjang.
- Meningitis Bakteri. Penyakit meningitis bakteri ini tidak bisa
dianggap sepele, karena meningitis yang disebabkan oleh bakteri begitu
serius dan harus mendapatkan perawatan serta pengobatan yang serius
untuk mencegah kerusakan otak dan keluhan tubuh yang berkelanjutan yang
akhirnya beresiko pada kematian.
Penyebab Timbulnya Penyakit Meningitis
Pada dasarnya penyakit meningitis ini disebabkan oleh paparan virus
tidak berbahaya dan akan pulih tanpa perawatan dan pengobatan yang
spesifik. Hanya saja, meningitis yang disebabkan oleh bakteri dapat
menyebabkan kondisi yang serius, seperti misalkan kerusakan yang terjadi
pada otak, hilanganya kemampuan belajar, berkurangnya kemampuan
mendengar dan bahkan dapat menyebabkan resiko kematian. Sedangkan
meningitis yang disebabkan oleh jamur, biasanya amat jarang terjadi,
jenis ini umumnya diderita oleh pasien yang menderita kerusakan daya
tahan tubuh (sistem immun) seperti halnya penderita AIDS.
Bakteri yang Dapat Mengakibatkan Serangan Meningitis
1. Streptococcus Pneumoniae (pneumococcus)
Bakteri Streptococcus Pneumoniae (pneumococcus) adalah salah satu
bakteri penyebab meningitis terbanyak yang menyerang bayi dan anak-anak.
Jenis bakteri ini juga dapat menyebabkan infeksi paru (pneumonia),
telinga dan bagian rongga hidung (sinusitis).
2. Neisseria Meningitidis (meningococcus)
Menurut sumber yang didapat bakteri jenis ini disebutkan sebagai
bakteri penyebab terbanyak kedua setelah bakteri Streptococcus
pneumoniae yang menjadi sumber bakteri penyebab meningitis. Meningitis
yang disebabkan oleh bakteri ini terjadi akibat adanya infeksi yang
menyerang saluran pernafasan dibagian atas yang selanjutya bakteri masuk
ke dalam peredaran darah dan berjalan menuju otak, sehingga menjadi
penyebab timbulnya meningitis. Infeksi akibat serangan bakteri ini amat
beresiko karena dapat menyebabkan kematian hanya dalam jangka waktu 24
hingga 48 jam.
3. Haemophilus Influenzae (haemophilus)
Bakteri Haemophilus influenzae type b adalah jenis bakteri yang
menyebabkan infeksi pernafasan bagian atas dan telinga bagian dalam
serta sinusitis. Infeksi yang ditimbulkan dari bakteri jenis ini bisa
diatasi dengan pemberian vaksin (Hib vaccine).
4. Listeria Monocytogenes (listeria)
Bakteri penyebab meningitis ini umumnya dapat dijumpai dibanyak
tempat, bahkan pada makanan yang telah tercampur dengan bakteri ini.
Bakteri listeria ini berasal dari hewan yang dipelihara dan makanan yang
memiliki potensi terkontaminasi bakteri dengan jenis listeria adalah
keju, hot dog dan daging sandwich.
5. Staphylococcus Aureus dan Mycobacterium Tuberculosis
Bakteri penyebab meningitis lainnya adalah bakteri Staphylococcus
Aureus dan Mycobacterium Tuberculosis, yang merupakan salah satu
penyebab TBC.
Tanda dan Gejala yang Muncul Pada Pasien yang Menderita Meningitis
Tanda dan gejala penyakit meningitis yang umum dikalangan pasien usia
remaja dan dewasa adalah leher kaku dan terasa sakit, terutama ketika
anda mencoba untuk menempatkan dagu pada bagian dada. Sedangkan gejala
lainnya yang mungkin ditimbulkan adalah demam, kejang, muntah, kepala
yang terasa nyeri, hingga hilangnya kesadaran.
Sementara itu, anak-anak, orang dewasa dengan orang yang memiliki
riwayat medis yang bermasalah mungkin memiliki gejala penyakit
meningitis yang berbeda. Pada bayi gejala yang perlihatkan mungkin akan
sedikit sulit dikenali, karena umunya mereka belum bisa menunjukan
detail ekspresi, hanya saja mungkin bayi menjadi rewel dan tak mau
makan, timbulnya ruam yang ketika disentuh akan membuat mereka menangis.
Sementara itu, gejala pada anak mirip seperti flu, yakni dapat berupa
batuk atau kesulitan saat bernafas. Sedangkan gejala yang akan timbul
pada orang dewasa atau orang yang lebih tua dengan orang yang memiliki
riwayat medis yang bermasalah mungkin hanya berupa sakit kepala yang
disertai dengan demam.
Apakah Penyakit Meningitis Ini Menular?
Jawabannya, ya. Penyakit minigitis ini penularannya mudah, penularan
ini bisa disebabkan oleh mikroorganisme, bakteri, virus dan jamur. Jika
tidak disembuhkan sejak usia dini maka dikhawatirkan akan mengakibatkan
keluhan tubuh yang lebih fatal, diantaranya tuna ganda seperti lumpuh
ataupun gangguan mental. Adapun media yang dapat menjadi bagian
penularan penyakit meningitis ini adalah melalui ingus dan cairan ludah
saat bersin, tertawa ataupun berbicara. Dan media lainnya yang menjadi
media penularan penyakit meningitis ini bisa terjadi pada gelas, piring
dan peralatan makan yang digunakan si penderita. Selain itu handuk dan
tisu juga bisa menjadi media penularan, untuk itu sebaiknya
berhati-hati.
Penanganan Penyakit Meningitis
Ketika gjala-gejala diatas dirasakan, sebaiknya pasien mendapatkan
penanganan medis oleh dokter, fungsi lumbal merupakan tes laboratorium
yang amat penting untuk penyakit meningitis. Hal ini juga disebut dengan
spinal tap. Nantinya pasien akan diperiksa lebih dalam dan sampel
cairan akan diambil dari dalam tulang belakang dan diuji untuk diperiksa
apakah mengandung organisme yang menyebabkan penyakit. Selain itu,
dokter juga akan melakukan tes lainnya, seperti tes darah, CT scan dan
masih banyak lagi.
Pencegahan Penyakit Meningitis
- Menjaga dan Meningkatkan Kebersihan. Tranmisi penyakit meningitis
ini dapat dicegah dengan meningkatkan tingkat kebersihan antara
orang-orang dengan resiko infeksi dan diantara mereka yang mungkin
menyebarkan penyakit. Hal yang paling penting adalah menjaga kebersihan
tangan, karena tangan adalah media yang paling beresiko untuk menularkan
virus dan bakteri. Untuk itu biasakan mencuci tangan dengan menggunakan
sabun antikuman dan bilas dengan air yang mengalir.
- Hindari Berbagi Peralatan. Berbagi peralatan seperti menggunakan
piring, gelas, sedotan, handuk dan peralatan lain yang sama dengan si
penderita akan memudahkan penyebaran bakteri meningitis, untuk itu
hidari berbagi peralatan dengan penderita untuk mencegah timbulnya
penyakit meningitis.
- Tutuplah Hidung dan mulut saat bersin.
- Konsumsi antibiotik saat sedang bersama-sama dengan orang yang
terjangkit virus. Hal ini merupakan pencegahan terhadap bagaiamana
mudahnya virus meningitis menyebar.
Meningitis atau radang selaput otak adalah penyakit menular. Kuman yang
menyebabkan penyakit meningitis ini dapat ditularkan dari satu orang ke
orang lainnya melaui batuk dan kontak pada jarak yang dekat. Untuk itu
penting sekali untuk segera pergi kedokter jika gejala-gejala meningitis
dirasakan oleh anda dan orang-orang terdekat anda. Karena hanya dokter
yang dapat menentukan apakah penyebab meningitis yang anda derita.
Karena setiap penyebab meningitis mendapatkan penanganan dan therapy
yang berbeda. Penyakit meningitis yang disebabkan oleh bakteri dapat
mematikan jika tidak segera diobati. Itulah dia pengetahuan lengkap
mengenai penyakit meningitis atau radang selaput otak, semoga
bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar